anitadwiyuliati

Hidup Indah Bila Dengan Cinta

Konflik Sosial

Istilah “konflik” berasal dari kata latin “configure” yang berarti saling memukul. Dalam pengertian sosiologi, konflik dapat didefinisikan sebagai suatu proses sosial di mana dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.

Pengertian konflik menurut beberapa tokoh :

  1. Soerjono Soekamto, konflik adalah suatu proses sosial dimana orang perorangan atau kelompok manusia berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan.
  2. Robert M.Z. Lawang, konflik itu adalah perjuangan untuk memperoleh nilai, status, kekuasaan, dimana tujuan dari mereka yang berkonflik, tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukan saingannya.

2. Faktor Penyebab Konflik

  • Adanya perbedaan kepribadian diantara mereka yang terlibat konflik, akibat adanya perbedaan latar belakang kebudayaan.
  • Adanya perbedaan pendirian atau perasaan antara individu yang satu dengan individu yang lain.
  • Adanya perbedaan kepentingan individu atau kelompok di antara mereka.
  • Adanya perubahan-perubahan sosialyang cepat dalam masyarakat karena adanya perubahan nilai atau system yang berlaku.

3. Bentuk-bentuk Konflik

  • Berdasarkan sifatnya :
  1. Konflik destruktif merupakan konflik yang muncul karena adanya perasaan tidak senang, rasa benci, dan dendam dari seseorang atau kelompok terhadap pihak lain.
  2. Konflik konstruktif merupakan konflik yang bersifat fungsional, konflik ini muncul karena adanya perbedaan pendapat dari kelompok-kelompok dalam menghadapi suatu masalah.
  • Berdasarkan posisi pelaku yang berkonflik
  1. Konvlik vertical adalah konflik antar komponen masyarakat didalam suatu struktur yang memiliki hierarki.
  2. Konflik horizontal adalah konflik yang terjadi antar individu atau kelompok yang memiliki kedudukan yang relative sama.
  3. Konflik diagonal adalah konflik yang terjadi karena adanya ketidak adilan alokasi sumber daya keseluruhan organisasi sehingga menimbulkan pertentangan yang ekstrim.
  •  Berdasarkan sifat pelaku yang berkonflik
  1. Konflik terbuka merupakan konflik yang diketahui oleh semua pihak
  2. Konflik tertutup merupakan konflik yang hanya diketahui oleh orang-orang atau kelompok yang terlibat konflik.
  •  Berdasarkan konsentrasi aktivitas di dalam masyarakat
  1. Konflik sosial
  2. Konflik politik
  3. Konflik ekonomi
  4. Konflik budaya
  5. Konflik ideology

4. Akibat terjadinya konflik

  1. Akibat konflik secara positif :
  • Bertambah kuatnya rasa solidaritas antar anggota
  • Munculnya pribadi-pribadi yang kuat dan tahan uji menghadapi berbagai situasi konflik
  • Membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma-norma baru
  • Munculnya kompromi baru apabila pihak yang berkonflik dalam kekuatan seimbang

2. Akibat konflik secara negatif :

  • Timbulnya keretakan kesatuan kelompok
  • Adanya perubahan pribadi seseorang
  • Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia
  • Kemiskinan bertambah akibat tidak kondusifnya keamanan
  • Lumpuhnya roda perekonomian
  • Terjadinya pergeseran/ perubahan nilai budaya

5. Penyelesaian konflik

  • Koersi, yaitu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan dengan paksaan. Salah satu pihak berada dalam kondisi lebih lemah dibandingkan dengan pihak lawan.
  • Kompromi, yaitu masing-masing pihak yang terlibat konflik saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian bersama.
  • Mediasi, yaitu cara penyelesaian konflik dengan meminta bantuan pihak ketiga yang bersikap netral dan bertindak sebagai penasehat tanpa memiliki wewenag untuk mengambil keputusan.
  • Konsiliasi, usaha mempertemukan keinginan-keinginan pihak bertingkai untuk mencapai persetujuan bersama.
  • Toleransi, bentuk akomodasi tanpa adanya persetujuan formal dalam wujud saling menghargai, menghormati, dan tidak saling curuga.
  • Ajudikasi, bentuk penyelesaian konflik melalui pengadilan.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s