anitadwiyuliati

Hidup Indah Bila Dengan Cinta

Gayus, gayus dan gayus


di waktu-waktu terakhir ini menjadi buronan paling dicari oleh aparat keamanan seperti seorang teroris. Atas kasus Markus (makelar kasus) pajak senilai 25 milyar Rupiah. Si Gayus Tambunan ini kabarnya melarikan diri *ngumpet* di Negara Singapura, tempat favorite bagi buronan negara untuk melarikan diri. Menurut beberapa teman Gayus Tambunan sewaktu sekolah, si doi ini sebenarnya biasa saja waktu sekolah, tapi urusan otak termasuk encer dan smart juga rajin bergaul dengan teman-temannya.
Gayus Tambunan yang terlibat sebagai makelar kasus ( Markus )  ini dituduh dengan kasus korupsi dan penggelapan dana pajak masyarakat yang mencapai nilai sangat fantastis senilai Rp.25 Milliar. Lelaki berusia 28 tahun itu kabarnya saat ini sedang berada di Singapura yang memang sebagai tempat pelarian para tersangka koruptor untuk mendapatkan perlindungan diri dari kejaran pemerintah Indonesia.
Gayus Tambunan yang memiliki rumah mewah di bilangan Kelapa Gading senilai Rp.1,5 Milliar ini hanyalah sebagian kecil virus yang ada di tubuh perpajakan Indonesia.

Pengacara Adnan Buyung Nasution menilai tuntutan jaksa atas terdakwa Gayus H.P. Tambunan selama 20 tahun penjara sebagai sebuah “PERKARA TERI” atau kecil. Buyung beralasan, perkara yang lebih besar belum terungkap. Ia pun menilai mafia hukum yang sebenarnya itu belum dibuka. Ia juga meminta asal-muasal uang sebesar Rp 28 miliar dan safety box senilai Rp 75 miliar yang ada di rekening Gayus itu dapat terkuak di persidangan.
Yang mafia hukum itu belum dibuka, yang asal-asalnya itu. Dari mana yang Rp 28 miliar, dari mana yang Rp 75 miliar. Itu kan tidak dibongkar sama sekali, tidak didakwakan dari mana, dari perusahaan siapa, itu yang ditunggu masyarakat,” jelas pengacara kondang tersebut. Jika sekarang dituntut 20 tahun, Buyung merasa khawatir dengan tuntutan jaksa kepada Gayus. Pasalnya dengan tuntutan 20 tahun yang lain pun dianggap dia sudah tidak ada.
Pengungkapan kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Halomoan Tambunan menyisakan banyak pertanyaan. Kasus dinilai hanya menyentuh pemain kecil, bukan pelaku kakap yang bercokol dalam sindikat mafia pajak dan hukum.
Markas Besar Kepolisian RI mengaku telah menangani sedikitnya tujuh laporan perkara terkait kasus mafia pajak dan hukum. Total tersangka 27 orang, termasuk Hakim Muhtadi Asnun yang telah divonis dua tahun penjara. Ada juga Komisaris Polisi Arafat Enanie dan Ajun Komisaris Polisi Sri Sumartini, yang masing-masing divonis lima dan dua tahun penjara.
Namun, dari ketujuh laporan yang sudah disidang maupun dalam proses pemberkasan, sama sekali tidak menyentuh pelaku utama maupun perusahaan besar yang disebut berulang kali oleh Gayus dan Arafat. Mabes Polri mengaku tidak menemukan bukti kuat untuk menyeret sindikat besar itu ke pengadilan.
Meski menuai kecaman, spekulasi, dan kecurigaan berbagai kalangan, Polri bergeming karena mendapat jaminan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menangani kasus Gayus sesuai skenario polisi.
sumber :

http://kabarnet.wordpress.com/2010/12/23/tuntutan-gayus-20-tahun-hanya-perkara-kelas-teri/ [180111/12.21]

http://iwansulistyo.com/gayus-tambunan-sang-markus [180111/11.oo]

Single Post Navigation

4 thoughts on “Gayus, gayus dan gayus

  1. wah keren Jeng blognya🙂

  2. Keren banget blognya hehehe nice p0st salut buwat anak UNY FISE xixixixixi😀

  3. trlalu berlebihan, belay aahhh…………😀

  4. Anonim on said:

    Hmmmm,,,,,,,
    boNgkarr sampaii tUnTasSs,,,
    agrr tdkk terjdii d Lainn wkttU,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s