anitadwiyuliati

Hidup Indah Bila Dengan Cinta

Teori Ferdinand Tonnies

 

Spencer lahir di Derby, Inggris pada 27 April 1820. Ayahnya adalah seorang guru. Spencer dalam hidupnya sukar diajak bergaul dan selalu menempatkan dirinya terhadap nilai – nilai budaya dalam masyarakat. Tahun 1837, ia mulai bekerja sebagai insinyur sipil jalan kereta api, jabatan yang dipegangnya hingga tahun 1846. Selama periode ini Spencer melanjutkan studi atas biaya sendiri dan mulai menerbitkan karya ilmiah dan politik. Tahun 1848 Spencer ditunjuk sebagai redaktur The Economist dan gagasan intelektualnya mulai mantap.

Tahun 1850 ia menyelesaikan karya besar pertamanya Social Staties. Selama menulis karya ini Spencer untuk pertama kali mulai mengalami insomnia (tidak bisa tidur) dan dalam beberapa tahun berikutnya masalah mental dan fisiknya terus meningkat. Ia menderita gangguan syaraf sepanjang sisa hidupnya.

Spencer meninggal 8 Desember 1903. Ia selalu berjuang supaya penafsiran-penafsiran keagamaan diganti dengan penafsiran yang alami dan ilmiah. Agama disetarakan olehnya dengan keterbelakangan. Ia sendiri mengajarkan evolusi kemajuan. Spencer senantiasa mendesak supaya semua fenomin sosial ditangani dan dipelajari secara ilmiah.

Hasail karyanya yang terkenal membahas tentang teori perubahan masyarakat yaitu Gemeinschaft dan Gesellschaft. Tonnies lahir pada tahun 1855 dan wafat pada tahun 1936. Ferdinand Tonnies memiliki berbagai karya diantaranya Gemeinschaft and Gesellschaft (yang dipublikasikan pertamakali pada tahun 1887) yang selanjutnya diedit dan di alihbahasakan kedalam bahasa Inggris menjadi Community and Society (1957) oleh Charles P. Loomis, karyanya yang lain yang berupa essai-essai tentang sosiologi terdapat di dalam bukunya Einfuhrung in die Soziologie (An Introduction to Sociology) Ia melatarbelakangi berdirinya Genman Sosiological Association (1909, bersama dengan George Simmel, Max Webber, Wemer Sombart, dan lainnya). Diakhir usianya Tonnies adalah seorang yang aktif menentang gerakan NAZI di Jerman dan seringkali ia diundang menjadi Professor tamu di University of Kiel, setelah hampir masa hidupnya ia gunakan untuk melakukan penelitian, menulis, dan mengedit karya para sosiolog dimasanya.

Gemeinschaft (paguyuban) adalah bentuk kehidupan bersama anggota-anggotanya yang diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta bersifat kekal. Bentuk Gemeinschaft dapat dijumpai di dalam keluarga, kelompok kekerabatan. Tonnies memaparkan Gemeinschaft adalah bentuk-bentuk kehendak, baik dalam arti positif maupun negative yang berakar pada manusia dan diperkuat oleh agama dan kepercayaan, yang berlaku di dalam bagian tubuh dan prilaku atau kekuatan naluria. Tonnies membedakan gemeinschaft menjadi 3 jenis, yaitu :

1.     Gemeinschaft by blood, yaitu Gemeinschaft yang mendasarkan diri pada ikatan darah atau keturunan. Contoh : Kekerabatan

2.    Gemeinschaft of placo, yaitu Gemeinschaft yang mendasarkan diri pada tempat tinggal yang saling berdekatan sehingga dimungkinkan untuk dapat saling tolong-menolong. Contoh : RT dan RW

3.    Gemeinschaft of mind, yaitu Gemeinschaft yang mendasarkan diri pada ideology atau pikiran yang sama.

Gesellschaft (patembayan) merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya untuk jangka waktu yang pendek. Gesellschaft bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka, serta strukturnya bersifat mekanis. Bentuk Gesellschaft, misalnya terdapat pada organisasi dagang, organisasi suatu pabrik atau dapat pada suatu organisasi industri. Gesellschaft adalah bentuk-bentuk kehendak yang mendasarkan pada akal maupun yang ditunjukan pada tujuan-tujuan tertentu dan sifatnya rasional.

sumber : http://adjhee.wordpress.com

Johnson, Doyle Paul. 1988. Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jilid I. Jakarta:     Gramedia.

Single Post Navigation

One thought on “Teori Ferdinand Tonnies

  1. Anonim on said:

    Tonies ato Spencer? Gmn ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s